Wali Kota Langsa Larang Warga Lomba Panjat Pinang


TebakQQ - Wali Kota Langsa Usman Abdullah mengeluarkan surat instruksi kontrovesial yaitu larangan lomba panjat pinang saat perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 agustus 2019. Usman menilai lomba tersebut adalah peninggalan kolonial Belanda.

Surat Instruksi kontrovesial Wali Kota Langsa itu bernomor 450/2381/2019 tentang peringatan HUT Ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2019. Dalam surat tersebut, Usman menginstruksikan seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Langsa, kepala desa, dan pimpinan BUMN/BUMD.

Ada empat poin yang disebutkan dalam surat instruksi yang kontrovesial itu. Pada poin satu sampai tiga, aparatur sipil negara (ASN) dan kepala desa diminta wajib mengikuti upacara 17 Agustus 2019. Sedangkan poin keempat berisi larangan panjat pinang.

Isi poin empat : "Tidak boleh melaksanakan kegiatan panjat pinang di setiap gampong dikarenakan secara historis merupakan peninggalan kolonial Belanda dan tidak ada nilai edukasinya,".

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Langsa M Husin mengatakan surat instruksi kontroversial tersebut dikeluarkan setelah dilakukan rapat dengan sejumlah panitia perayaan 17 Agustus. Imbauan tersebut dibuat karena Pemkot menilai lomba panjat pinang tersebut merupakan warisan penjajah.


Menurutnya, surat instruksi kontroversial itu hanya sebatas mengimbau terkait lomba panjat pinang yang biasa digelar setiap 17 Agustus. Namun untuk tahun ini, Pemkot Langsa sudah tidak melakukan lomba tersebut.

"Sekarang lomba panjat pinang sudah tidak ada lagi. Dalam bentuk lain saja," jelasnya. Pemerintah tidak akan memberikan sanksi bagi masyarakat yang masih menggelar lomba tersebut. "Tidak, belum ada sanksi. Tahun lalu juga hanyamengimbau, buktinya masyarakat di gampong masih ada yang melakukannya. Tapi ini pemerintah sudah tidak buat lagi," bebernya.

Netizen geram atas surat kontroversial tersebut karena menilai Walikota Aceh bukannya anti Belanda tetapi sebetulnya anti NKRI alias Indonesia karena setiap tahun selama 74 tahun panjat pinang itu adalah tradisi hari Kemerdekaan Indonesia. "Padahal banyak yang merupakan peninggalan Belanda kenapa masih di pakai ya" sebut salah satu Netizen.

Posting Komentar

0 Komentar