Heboh!!! Gak Mau Ditilang, Bocah Medan Menuntut Sila ke-5 Pancasila di Tegakkan


TebakQQ - Seorang Bocah di Medan mendadak viral karena aksinya yang menolak ditilang oleh polisi yang tengah melakukan operasi ketertiban lalu lintas. Bocah terlihat kesal sampai menuntut sila ke-5 Pancasila ditegakkan.

Hal ini diketahui berkat dari unggahan video Romansa Sopir Truck di jejaring Facebook. Video berdurasi lebih dari dua menit itu memperlihatkan bocah yang masih berstatus pelajar yang menolak ditilang, hanya karena helm yang digunakan tidak SNI (Standar Nasional Indonesia).

Sebagaimana yang kita ketahui sila ke-5 Pancasila berbunyi 'Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia', dan bocah tersebut yang menggunakan seragam dengan jaket merah itu pun menuntut keadilan.


Dari awal video tersebut, terlihat bocah itu terus berteriak karena merasa polisi telat memperlakukannya secara tidak adil.

"Yang Saya mau, keadilan ditegakkan," katanya berteriak sambil menolak rangkulan dari petugas kepolisian.

Dalam video tersebut si bocah menyebutkan :  "Pajak motornya mati tidak ditilang, nggak pakai helm tidak ditilang. Saya yang mau pergi sekolah malah ditilang, alasannya 'helm kamu belum SNI'," sambil menunjukkan helm half-face yang digunakan bocah tersebut ke polisi.

"... Kita ini kan sama, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia... Kenapa tidak ada keadilan bagi saya?" Katanya seraya membentak ke seorang petugas kepolisian. Kejadian ini di ketahui terjadi di  Jalan Brigjend Katamso, Simpang Avros, Medan.



Emosi bocah itu semakin meluap setelah melihat pemotor lain tanpa menggunakan helm yang lewat begitu saja dan tidak ditilang oleh petugas kepolisian. Bocah tersebut terlihat membanting helm, sampai kemudian menahan motor polisi hingga bersandar di depan mobil patroli  yang hendak pergi.

Aksi bocah Medan itu pun viral dan ramai dikomentari netizen, video tersebut sudah ditonton lebih dari 2 ribu kali dan menerima lebih dari 30 ribu komentar netizen baik pro maupun kontra.

"Setelah Admin TebakQQ melihat dan menyimak, kesalahan adik ini dikarenakan masih berstatus seorang pelajar belum diwajibkan membawa kendaraan karena belum punya KTP dan SIM. Tapi adik ini pintar mencari keadilan terkait pemotor lain yang tidak memakai helm lewat begitu saja dan tidak di tilang. Saran untuk adik ini lain waktu tidak usah bawa kendaraan kalau mau ke sekolah atau ke mana saja karena masih di bawah umur. Saran untuk polisi, bertindak adil-lah dalam menjalankan tugas." 

Posting Komentar

0 Komentar