PENGAMEN DAN PENGEMIS, PATUTKAH DIKASIHANI?


TebakQQ - Kepada bos-bosku yang kerennya kebangetan, hingga hari ini bos-bos masih sering ketemu ama pengemis dan pengamen gak? apa malah makin menjamur? Jujur, apa sih yang kalian pikirkan tentang pengemis dan pengamen? Nanti tolong komentar ya, kita diskusi sama-sama di blogger sederhana ini.

Untuk membuka diskusi, Admin TebakQQ sampaikan dulu nih sedikit opini Admin TebakQQ mengenai pengemis dan pengamen. Kepada bos-bos yang siapa tau berprofesi 2 ini, Admin TebakQQ selaku manusia meminta maaf. Tujuan Admin TebakQQ simpel yaitu untuk membuka pikiran.

1. Jangan pernah kasi uang ke pengemis kecuali anda tahu dia kaum duafa
Pengemis adalah seorang manusia yang mengklaim dirinya sebagai seseorang yang tidak mampu dari segi ekonomi dan kemampuan, namun kondisi tersebut dijadikannya sebagai sumber mencari uang (profesi). 


Sedangkan kaum Duafa adalah suatu kondisi yang sudah tidak mempunyai kemampuan, kaum ini tidak pernah memaksa meminta atau berharap untuk dikasih. Kaum Duafa cenderung diposisi sama sekáli tidak punya pilihan. Sejauh yang sering Admin TebakQQ temui kaum duafa juga tidak ingin disebut duafa, tidak ingin pula dikasih gratis seperti pengemis. Kaum Daufa jauh lebih mulia, meski sederhana Kaum Duafa ingin menjual sesuatu atau melakukan sebuah jasa agar apa yang Kaum Duafa terima bukanlah suatu pemberian gratis.

2. Jangan pernah kasi uang ke pengamen kecuali dia adalah musisi rendah hati
Pernah gak sih kalian lagi makan romantic dinner sama pasangan atau dengan kerabat  tiba-tiba datang seorang kesatria bergitar (kadang sendiri, kadang bersama kawannya) dengan tampilan keren dan kurang rapi menyanyi sebuah lagu atau kadang setengah lagu dengan nada lucu-lucu yang kalian yakini sengaja dibuat. Pernah? Kalau belum, bersyukurlah. Karena Admin TebakQQ sering, dan ini yang Admin TebakQQ sebut dengan Pengamen.


Sedangkan musisi adalah seseorang dengan alat instrumental diiringi dengan suara yang indah, atau accoustic-an saja, syahdu. Selera makan pun meningkat, makan malam semakin bahagia dibuatnya. Para musisi ini jarang sekali tidak menyelesaikan sebuah lagu, meskipun sudah mendapatkan banyak 'investasi' dari para pecinta makanan. Tidak jarang mereka bahkan mengapresiasi investasi dan antusias para pendengar dengan melantunkan lagu-lagu yang sering kita dengar.

Setelah tau perbedaannya, Admin TebakQQ kira bos-bos pasti udah tau alasan kenapa Admin TebakQQ tidak menganjurkan memberi uang kepada pengamen. Mirip dengan memberi uang kepada pengemis, dengan demikian kita sangat mendukung mindset mereka untuk meneruskan profesi menganggu tersebut! Beda halnya dengan musisi, Admin TebakQQ  bahkan akan menyebutnya sebuah investasi atas karya seni. Tak menutup kemungkinan musisi jalanan yang sering kita temui di warung makan atau pinggir jalan suatu saat akan menjadi penyanyi terkenal yang mungkin akan kita dengarkan lagunya setiap hari.


Bos-bos yang budiman nan dermawan, ayo mulai sekarang kita bersedekah atau melakukan kebajikan di tempat dan pada orang yang tepat. Begitu banyak pilihan, ada orang yang kelaparan bisa kita belikan makan. Ada orang di sekitar rumah yang tidur dipinggir jalan setiap malam bisa kita kasih selimut baru. Banyak hal, banyak cara. Salam Admin TebakQQ.

Posting Komentar

0 Komentar