PDI-P Mendapatkan Sebagian Besar Kursi Di Kabinet, Ucap Politisi

Pilih posisi Kabinet di Presiden Joko Widodo"Jokowi" Pemerintahan baru akan didistribusikan di antara partai-partai koalisi yang berkuasa sesuai dengan berapa banyak kursi yang mereka peroleh di Dewan Perwakilan Rakyat, kata seorang politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Selasa.

Menurut sekretaris jenderal PPP Arsul Sani, jumlah jabatan menteri yang dialokasikan untuk masing-masing partai politik akan sebanding dengan suara yang mereka dapatkan dalam pemilihan legislatif 2019. Ini akan menempatkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) memimpin dengan kursi terbanyak Kabinet, diikuti oleh Partai Kebangkitan Nasional Partai Golkar (PKB), Partai NasDem dan PPP.


Alokasi tidak termasuk jabatan menteri yang akan diisi oleh teknokrat.

Partai-partai politik yang tidak berhasil masuk ke legislatif, katanya, juga masih akan dipertimbangkan oleh Jokowi, mengingat kontribusinya dalam kampanyenya.

PDI-P Mendapatkan Sebagian Besar Kursi Di Kabinet, Ucap Politisi


“[Kursi-kursi] dibagi secara proporsional berdasarkan kesepakatan. Ini bukan pertandingan zero-sum, ”kata Arsul.

Wakil presiden terpilih Ma'ruf Amin mengatakan baru-baru ini bahwa Presiden belum berbicara tentang Kabinet baru dengan anggota koalisi yang berkuasa, tetapi menggemakan pernyataan Arsul tentang alokasi jabatan menteri.

"Kami belum membahas nama-nama, tetapi pos kabinet akan didistribusikan sesuai dengan kursi [partai] yang diperoleh," katanya baru-baru ini.

Hasil pemilihan legislatif menempatkan PDI-P dalam memimpin dengan 27,05 juta suara atau 19,33 persen dari total suara. Sementara itu, Partai Golkar memperoleh 17.229 juta suara atau 12,31 persen, PKB memperoleh 13,57 juta suara atau 9,69 persen, NasDem memenangkan 12,661 juta suara atau 9,05 persen, dan PPP memperoleh 6,32 juta suara atau 4,52 persen. Agen Poker Online

Posting Komentar

0 Komentar